Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

iman adalah keyakinan,

sedangkan keyakinan adalah pemahaman dan pengalaman yang dibangun di atas kesadaran.

dan kesadaran adalah sebuah lompatan nalar.

beriman-kah?

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

antarkan aku pada Tuhanku dan ijinkan aku menemui Nya.

lantas raga pun tak kan mampu berucap. hendak pun enggan. segenap raga terpasung asa dalam kelalaian jiwa yang terluka. jengah dalam maya. noda lumpur pekat melumuri jejak-jejak yang kian sirna. akankah jiwa ini merasa.

Ya Rabb..dalam balutan Cinta Mu aku tergugu malu.

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

(2)

……

bahkan jika pun qta menganggap hidup ini tak berarti sama sekali,

kehidupan akan tetap berjalan dan terus berjalan

hingga akhirnya qta pun tersadar

dan qta telah mati.

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

kadangkala rasa itu siksa. darah yang beredar adalah kisah tanpa henti. menyebar ke segala arah. jengah.

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

pertamanya..

mencari kedamaian yang tak kunjung tiba..

atau harus kujemput rembulan dan meninggalkan mentari?

aghh..bodohnya aku!

jika saja Tuhan menghendaki untuk menjalani kehidupan yang kedua, apa yang kau inginkan?

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

cantik adalah,,

Cantik adalah rasa keindahan. hingga tiba saatnya waktu untuk terus memudar. demikian perlahan hingga kecantikan itu sirna..menjadi renta dan tak berdaya.

lantas, masih cantik- kah kau, cantik?

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

dalam sesaat

entahlah jika dunia ini ramai.

selalu,,aku terpenjara dalam sepi.

rasanya hujan pun tak lagi basah.

ia hanya memberi

lantas masih berartikah kata tanpa makna?

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

pemuja

puisi nyanyian jiwa menari-nari melingkari mimpi. hati yang terluka cinta..mengiba pada Yang Dipuja Cinta. mengaduhlah ia dalam asa yang hendak sirna. berharap semoga masih ada kebaikan untuknya, berharap Yang Dipuja Cinta membelainya dengan angin cinta. meniadakan segala luka dengan cinta, sedih dengan cinta, marah dengan cinta, dan bahagia dengan cinta.

aku ingin mencintaimu,

dengan Dzat Yang Dipuja Cinta

dengan segala Cinta dari sang pemuja cinta

Oleh: masagyamira | Juli 14, 2008

fallin..

cinta itu tak hendak mati..juga cintaku padamu. hanya saja cinta itu membias, pada gemuruh ombak di lautan, pada duri-duri tajam bunga mawar yang berkembang, pada langit senja dalam lembayung jingga, dan pada angin yang membelai jiwa.

aku pun tak hendak menyingkirkanmu.

aku hendak menyapamu dalam doa. berharap ada seuntai jawab untukku, dalam rindu atas kecintaanku padamu.

Oleh: masagyamira | Januari 15, 2008

salam pertama

Wilujeng sumping,

sateuacana punten bilih lepat basana..sim abdi urang sunda(h) hoyong ngamumule basa sunda ngan eta tea teu pati apal pizan kana ‘pokeb’ sundah teh. Keun wae ah..ieu ge usaha..sugan wae jd bisa leuwih ngarti. Expert cenah mah

Indonesa heula ah…

Jd inget sasauran rerencangan di PII (hlah..sunda deui euy?) konon katanya salah satu kelemahan orang Indonesia adalah tingkat apresiasi yang rendah. Heudeuk tah..kumaha ath? Duka bener duka sakadar kabar ucing. Pasti na mending ge kieu, kumaha cara na urang  ’men-siasati’ kelemahan eta. Euweuh deui iwal ti diajar ‘berkarya & meng-apresiasi’ sagala rupa! Mun ceuk Aa Gym tea mah, ’3M = Mulai dari diri sendiri; dari hal terkecil & mulai saat ini juga!’

Der Ah!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.